Jumat, 16 Agustus 2013

Meneladani warisan kepemimpinan ala Muhamad Natsir


KEPEMIMPINAN
Ringkasan
Wajah cemong menghiasi muka beberapa pemimpin Indonesia, bukan karena corat – coretan acak adul make up’a, tapi akibat ulah perilaku kepribadianya sendiri. Tindakan tak manusiawi mereka lakukan demi menuruti keinginan perut buncit semata. Mulai dari melakukan korupsi, penyelewengan kekuasaan hingga berbuat amoral merajalela dan tidak patut dicontoh .
Tidak sepatutnya negara ini diImami oleh orang – orang seperti diatas, sebab Indonesia bukanlah sebuah alat pemuas nafsu pribadi tetapi sebuah negara yang berkeinginan memerdekaan warganya secara utuh. Untuk bisa menuju arah cita – cita bangsa perlu dikomandoi oleh orang berjiwa pemimpin yang ideal. Banyak tokoh pendiri bangsa yang patut dicontoh kepemimpinan, maupun pemikiranya untuk membawa kembali kejayaan dimasa ini. Salah satunya adalah Muhamad Natsir, seorang tokoh politik muslim yang ikut menghiasi wajah Indah bangsa ini lewat pemikiran dan jiwa pemimpinya.



Gaung persaingan perebutan kursi presiden Indonesia tahun 2014 sudah mulai terdengar keras. Semua kandidat calon presiden dan wakil, mulai menampakan diri beserta partai pengusungnya. Adu cepat memikat perhatian masyarakat luas melalui visi misi maupun motto yang dilontarkanya, sudah tak terelakan lagi.
Berkaca pada kontestan ajang pemilu sebelumnya, hampir tak ada bedanya dengan suasana saat ini. Banyak calon orang nomor satu Indonesia memberikan bumbu – bumbu janji manis saat kampaye politiknya. Mulai dengan semboyan “perubahan, lanjutkan, pembaruan, amanah, tampil beda dan lain – lain” beredar disejumlah spanduk maupun media lain.
Namun pada prakteknya, setelah memenangkan persaingan melalui pemilihan demokrasi, banyak para terpilih menjadi “pecundang” dalam kemenangan. Buktinya, alih – alih memimpin Indonesia dengan penuh amanah dan tanggung jawab malah justru sebaliknya. Melakukan tindakan korupsi untuk mempertebal hasrat kekayaan pribadi ataupun golongan menjadi budaya yang akan meregenerasi. Faktanya hampir setiap tahun banyak pejabat mulai dari tingkat kabupaten / kota hingga pusat, terjerat kasus ini dan terus terulang kembali digenerasi birokrasi berikutnya.
Tidak hanya itu penyalahgunaan wewenang jabatan juga sering mewarnai corengnya kepribadian pemimpin negeri ini, hingga hal ini menjadi santapan rutin media masa baik surat kabar, media eletronik maupun online. Beragam kebobrokanya,  mulai dari adanya dana pungutan liar atas sebuah pelanggaran hukum bahkan hingga maraknya praktek tebang pilih dalam penyelesaian sebuah kasus pelanggaran, yang ternyata lebih mementingkan serta mengutamakan keturunan, golongan, status sosial, maupun kepentingan kelompok ketimbang sebuah kebenaranya.
Tak kalah Lebih buruk dan unik, tren menjadi seorang pimpinan birokrasi saat ini,  tidak jauh hanya dari sebuah adu gengsi status sosial, “icip –icip” kesempatan kekuasaan dan sebagai ladang basah pemerkaya pendapatan pribadi semata. Dapat dilihat secara gamblang faktanya, pemimpin yang seharus memangkas jarak kesenjangan sosial antar kelas sosial malahan justru mengabaikanya.
 Hal ini nampak terlihat dari adanya pemimpin yang kaya menjadi semakin kaya, kekerabatan keturunan pemimpin sangat mudah mendapatkan berbagai akses kehidupan mulai dari pendidikan, kesehatan, hukum, politik dan lainya. Mobilitas status sosial semakin mudah bagi keturunan dan anteknya.
Namun berbanding terbalik dan menutup tanpa celah bagi rakyat yang hidup sengsara semakin sulit mendapatkan kesempatan tersebut. Lihat saja, beberapa anak pencari botol bekas minuman pastilah terregenerasikankan secara kebijakan pemerintahan yang mencampakan akses kehidupan yang layak sehingga meneruskan kesengsaraan orang tuanya. Fenomena ini, tak ubahnya menjadi sebuah babak baru metode penjajahan bangsa berlabel “strukturalitas birokrasi” yang dipatuhi dan dilegalkan .  
Tidak seharusnya bangsa Indonesia terjerumus dalam kemerdekaan yang akan berujung pada kesengsaraan, kemlaratan, dan kebodohan kolektif rakyat bangsa ini. Mengapa?, karena ternyata sejarah ibu pertiwi tidak lupa mencatat tokoh – tokoh peletak kemerdekaan yang memiliki kepribadian, pemikiran, watak dan pengorbanan yang patut diaplikasikan kembali pada zaman sekarang untuk meluruskan kembali nasib Indonesia.
Salah satunya yakni M. Natsir, sosok intelektual muslim yang ikut berperan penting dalam mewarnai sejarah birokrasi Indonesia. Mantan perdana menteri ini, tidak dapat diragukan lagi jiwa kepemimpinanya. Beliau pernah memimpin partai masyumi selama sembilan tahun. Di kancah internasional, M Natsir pernah menjabat sebagai presiden Liga Muslim se- Dunia dan ketua dewan masjid se-Dunia.
Menurut pemikiran M. Natsir arti kepemimpinan adalah bukan menguasai, pemimpin tidak berkuasa penuh atas bawahanya, karena pada hakekatnya pemimpin hanya diberi amanah untuk menjalankan kepemimpinanya. Amanah adalah titipan yang berbatas waktu. Seorang pemimpin tidak boleh memaksa untuk megenggam kepemimpinan ditanganya sendiri tanpa mau melepaskanya. Pemimpin sejati harus rela melepaskan amanahnya untuk dilanjutkan oleh generasi yang akan datang.
Tidak cukup sampai disitu, ternyata bagi beliau pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang mampu menularkan jiwa kepemimpinanya kepada orang lain sehingga kelak ketika ketiadaanya tidak akan berakibat buruk bagi masyarakat.  Hal ini berbanding terbalik dengan pandangan banyak orang yang menganggap bahwa  pemimpin hebat adalah yang berpengaruh sangat besar terhadap kehidupan rakyatya, sehingga segala kebutuhan rakyat selalu tergantung padanya.
Namun bukan menularkan jiwa kepemimpinan yang melanggengkan kebobrokan seperti menanamkan bibit korupsi, penyalah gunaan wewenang, kebohongan publik, menutup akses rakyat miskin dan budaya buruk lainya.  Tetapi lebih mengutamakan mewariskan jiwa rela berkorban untuk kepentingan rakyatnya, jiwa melayani bukan memeras, tidak memaksakan kelanggengan kekuasaan dan jiwa bertenggang rasa kepada rakyatnya. Jika pemimpin memiliki sifat tersebut, Niscaya, hal ini akan membawa pengaruh besar bangsa kearah menuju cita – cita kemerdekaan.
Pengorbanan ini dicontohkan langsung oleh beliau melalui perilakunya, ketika M Natsir menyelesaikan pendidikan di AMS Afdelling A di daerah Bandung. Dengan mendapatkan nilai bagus serta berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa sekolah di Jakarta atau Roterdam untuk mendapatkan gelar MR (Meester in de Rechten)atau bisa disebut gelar kehormatan bagi putra pribumi yang mampu lulus dari fakultas Ekonomi dan Hukum. Ternyata beliau tidak merasa tertarik justru lebih terpanggil untuk suatu pengabdian yang lebih penting bagi warga indonesia yakni mencerdaskan anak didiknya di sekolah MULO di Bandung. Yang perlu diberi tinta tebal adalah pelajaran dimana seorang pemimpin bukanlah berorientasikan pada hasrat gengsi, status sosial, kekayaan, maupun kesempatan emas tapi pengorbanan bagi rakyatnyalah yang lebih penting ketimbang dirinya bahkan keluarganya.
Sosok pemimpin dalam benak mantan pimpinan masyumi ini adalah orang yang berani memberi pelayanan dengan ikhlas tanpa meminta harapan bahkan tidak merampas hak rakyatnya. Beliau juga menambahkan bahwa pemimpin ideal yakni bertanggung jawab tak sekedar dari melaksanakan proker yang mensejahterakan saja dan juga tidak hanya bertanggung jawab kepada dewan yang melantiknya tetapi memiliki rasa bertanggung jawab terhadap Tuhanya.
Pemimpin juga wajib memiliki sifat tenggang rasa tidak akan tega membiarkan rakyatnya kelaparan sedangkan dia merasakan kenyang. Rasa, tenggang rasa akan membuat dia selalu menjadikan perasaan umum sebagai tuntutan. Apa yang dirasakan oleh rakyat akan menjadi perasaanya. Penderitaan rakyat menjadi penderitaaanya juga, kesulitan rakyat menjadi kesulitanya juga, dan kebutuhan rakyat kebutuhanya juga. Maka pemimpin yang demikian tidak mementingkan dirinya sendiri apalagi segelintir golonganya saja.
Secerca peninggalan – peninggalan dalam bentuk buah pikir ini, sudah seharusnya menjadi menu makan utama setiap calon penguasa nomor wahid dinegeri beragam ini. Karena Indonesia dimerdekakan bukan untuk menjadi seonggok ladang penghianatan, ladang mencari tingginya status sosial sesorang dan juga bukan ladang basah pencuri kekayaan rakyat. Tetapi Indonesia dimerdekan menuju cita – cita mulia yakni memakmurkan segala aspek kehidupan warganya. Jika calon pemimpin tidak mau memakan menu itu, warisan hendaknya lebih mengedepankan rasa penghormatan dibandingkan menuruti nafsu keserakahan untuk mencalon jadi pememimpin bangsa ini.

Senin, 29 Juli 2013

Keberagaman sebagi kekayaan Indonesia dan Sumber Pengetahuan




Tak bisa dipungkiri bahwa indonesia terbentuk dari berbagai kesatuan perbedaan yang ada.  Mulai dari perbedaan suku, agama, ras, bahkan sampai perbedaan geografisnya setiap daerah. Nampaknya, hal ini sudah terfikirkan jauh matang – matang oleh para pendiri bangsa. Munculnya semboyan bhineka tunggal ika yang terdapat dalam tulisan dibawah cengkraman gambar burung garuda  menjadi bukti nyatanya.
 Hal ini yang mengilhami Indonesia untuk memulai menata kehidupan berbangsa berlandaskan filosofis pancasila. Tidak mudah untuk mulai membina persatuan negara berdasarkan perbedaan. Realitanya, banyak konflik horizontal yang terjadi mengiringi perkembangan indonesia. Diantaranya :  gerakan separatisme, konfilk berlandaskan agama, dan konflik antar suku kerap menjadi sorotan berita.
     Patutnya kita lebih mengedepankan rasa syukur terhadap Tuhan YME atas perbedaaan yang menyatukan ini. Mengapa ? terlepas dari kebahagian menjadi sebuah negara yang berdaulat dan merdeka dari penjajah, ternyata Indonesia menyimpan banyak sumber pengetahuan yang bisa berkembang dari adanya keberagaman.
  Misalnya, kesenian musik daerah yang beraneka ragam bisa diolah menjadi sebuah pengetahaunan kebudaan asli maupun dijadikan sebuah karya seni musik bernilai tinggi. Pertunjukan musik daerah yang tidak membosankan malahan justru mempunyai kecenderungan keunikan seni tersendiri yang menjadi titik kunci keindahanya sehingga terus berkembang dan menjadi magnet penikmat karya seni.
Banyak turis asing terkagum dengan keberagaman budaya Indonesia, sehingga menjadi faktor daya tarik utama kedatanya ke negeri ini. Tidak hanya itu, turis lokal pun saling takjub ketika melihat karya seni budaya dari luar daerahya sendiri ketika menyaksikan maupun berkunjung ke lain daerah. Dan tidak terasa karya setiap daerah menjadi karya kekayaan budaya milik nasional. Faktanya, unik, ketika salah satu karya daerah di Klaim oleh negara lain sontak seluruh warga Indonesia membela dan merasa memiliki meski bukan milik daerahnya.
Dibidang politik ternyata juga menyimpan keberagaman yang dapat menjadi sumber pengetahuan bagi khalayak umum. Perbedaaan aliran politik menjadi sebuah hal yang lumrah karena bangsa indonesia mempunyai perbedaan identitas individu maupun kelompok aneka beraneka ragam.  Sehingga berkembangya berbagai ideologi politik mulai dari ideologi berlandaskan religius, sosialis,nasionalis, dan komunis.
Munculnya perbedaan ideologi politik sejak masa pergerakan kemerdekaan ternyata tidak hanya menjadi sumbangsih besar atas merdekaanya Indonesia yang menopang adanya kesatuan atas perbedaan. Tetapi juga menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi para pemuda penerus zamanya. Karena untuk menata negara ini dimasa mendatang tak cukup hanya mengandalkan sejarah besar yang telah terukir. Tetapi juga penting mempelajari ideologi politik yang telah mewarnai bangsa ini sebagai bekal kedepanya.
Belum lagi keberagaman alamnya, letak geografis indonesia yang menimbulkan perbedaan kondisi alam memicu kayaan hewani maupun hayati. Tidak hanya itu, persebaran hewan maupun tumbuhan yang berbeda juga menjadi sumber perkembangan ilmu pengetahuan. Misalnya, pengetahuan tentang badak bercula satu, dan penelitian maupun pengembangan bunga Raflesia. Hal itu tidak mungkin bisa dipelajari di negara lain. Inilah segelintir kebergaman Indonesia yang bisa dijadikan kekayaan sekaligus sumber Ilmu Pengetahuan. Oleh : Aan Yusufianto  
     

      

Sabtu, 20 Juli 2013

Renewable energi untuk ketahanan energi nasional berkelanjutan



Hiruk pikuk penentuan nasib kebijakan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia sudah mulai tak terdengar. Meskipun hasilnya pemerintah tetap memutuskan untuk mengurangi alokasi subsidi BBM serta masih ada beberapa pihak yang menyayangkan serta tidak sependapat dengan keputusan tersebut. Tetapi hal ini pasti sudah diperhitungkan secara matang oleh pemerintah baik mulai dampaknya ataupun yang lain untuk menentukan keputusan tersebut.
Terlepas dari semua carut – marut permasalahan harga subsidi BBM serta dampaknya bagi masyarakat, sebenarnya masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk menyiasati kondisi dilematis seperti ini. Salah satu alasan paling kuat untuk mengurangi subsidi adalah ketahan energi minyak indonesia yang semakin turun. Buktinya indonesia sekarang menjadi salah satu negara importi minyak di dunia.
Permasalahan krisis cadangan minyak bumi yang melanda Indonesia maupun negara lain di dunia merupakan masalah berefek jangka panjang serta jangka pendek. Sebab kebutuhan energi dunia selalu meningkat, menurut Internasional Energy Agency (IEA) mengatakan bahwa pada tahun 2015 konsumsi akan mencapai 99 juta barrel perharinya dan meningkat menjadi 116 juta barrel per hari di tahun 2030. Bahakan analisa lain memprediksikan konsumsi energi global meningkat sekitar 70% dalam periode tahun 2000 – 2030.
Ada beberapa penyebab utama menurunya cadangan minyak di Indonesia. Salah satunya ketergantungan masyarakat terhadap energi fosil, menurut OECD/IEA,2006. Sistem kebutuhan energi saat ini selalu bertumpu pada energi fosil, sekitar 80,3 % pasokan energi primer berasal dari minyak bumi, gas bumi serta batu bara. Energi tersebut digunakan untuk pembangkit listrik, kebutuhan produksi pabrik, transportasi dan kebutuhan rumah tangga.
Pada dasarnya kebutuhan akan energi untuk manusia tidak akan berkurang, sebab selalu sebanding lurus dengan angka jumlah penduduk dan kebutuhan manusia. Tapi apabila tetap mengandalkan energi fosil sebagai sumber pemasok kebutuhan, hal ini mesti dikaji kembali, sebab energi fosil sangat sulit diperbaharui secara cepat dan singkat tetapi kebutuhan manusia selalu setiap saat.
Untuk mengurangi krisis cadangan energi yang melanda Indonesia dan ketahanan energi. ada beberapa cara salah satunya, Mulailah mengubah cara pandang masyarakat untuk tidak ketergantungan dengan bahan bakar tambang tetapi mengunakan energi terbarukan dan Renewable.
Contoh paling sederhana adalah menggunakan sampah tumbuhan menjadi bahan bakar energi atau sering disebut energi bioetanol. Indonesia dengan populasi tumbahan yang banyak sangat cocok untuk mengunakan energi ini. Sebab tidak akan sulit untuk mendapatkan bahan dasar bioetanol. Contohnya jagung, ketela, tebu bahkan sampah jerami. Bahan itupun juga dapat didapat dari limbah sampah dari pasar.
Tidak hanya itu selain bahan dasarnya murah dan mudah didapat keuntungan menggunakan energi Renewable adalah tidak mengandung gas emisi serta cara pembuatan sangat mudah. Sehingga semua kalangan masyarakat dapat memproduksinya sendiri.
Jika diproduksi secara masal maka akan berangsur – angsur berdampak besar untuk mengurangi krisis energi minyak bahkan akan menurunkan angka ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Apalagi jika hal ini didukung dengan baik oleh semua stekholder mulai pemerintah dalam pengelolaan kebijakan maupun bantuan dana, praktisi, akademisi dan masyarakat luas. Maka tidak akan tidak mungkin tercapainya ketahanan energi nasional.

Jumat, 24 Mei 2013

Mengenal makna pendidikan pemikiran Ki Hajar Dewantara

  Sejarah panjang tentang pendidikan indonesia sebenarnya pasti akan mengakar pada pemikiran Ki Hadjar Dewantara, beliau merupakan salah satu pahlawan perjuangan kemerdekaan yang menegakan nasib rakyat indonesia melalui pendidikan. Pengertian pendidikan menurut KBBI ( kamus besar bahasa indonesia) adalah proses mengubah sikap dan tata laku sesorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan adalah proses cara perbuatan mendidik. Sedangkan menurut secara umum Pendidikan diartikan sebuah usaha sadar yang terencana yang dilakukan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan juga keterampilan yang diperlukan untuk dirinya sendiri beserta masyarakat.     
    Terlepas dari pengertian diatas sudah selayaknya pendidikan menjadikan manusia yang sesungguhnya seperti Filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara. Yang menempatkan kemerdekaan sebagai syarat dan juga tujuan membentuk kepribadian dan kemerdekaan batin bangsa Indonesia agar peserta didik selalu kokoh berdiri membela perjuangan bangsanya. Karena kemerdekaan menjadi tujuan pelaksanaan pendidikan, maka sistim pengajaran haruslah berfaedah bagi pembangunan jiwa dan raga bangsa. Untuk itu, di mepHajar Dewantara, bahan-bahan pengajaran harus disesuaikan dengan kebutuhan hidup rakyat.
     Bagi Ki Hajar Dewantara, pendidikan tidak boleh dimaknai sebagai paksaan; kita harus mengunakan dasar tertib dan damai, tata tentram dan kelangsungan kehidupan batin, kecintaan pada tanah air menjadi prioritas.  Karena ketetapan pikiran dan batin itulah yang akan menentukan kualitas seseorang. Memajukan pertumbuhan budi pekerti- pikiran merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan, agar pendidikan dapat memajukan kesempurnaan hidup. Yakni: kehidupan yang selaras dengan perkembangan dunia. Tanpa meninggalkan jiwa kebangsaan. Dunia terus mengalami perkembangan, pergaulan hidup antar satu bangsa dengan bangsa lainnya tidak dapat terhindarkan. Pengaruh kebudayaan dari luar semakin mungkin untuk masuk berakulturasi dengan kebudayaan nasional. Oleh karena itu, seperti dianjurkan Ki Hajar Dewantara, haruslah kita memilih mana yang baik untuk menambah kemulian hidup dan mana kebudayaan luar yang akan merusak jiwa rakyat Indonesia dengan selalu mengingat: semua kemajuan dilapangan ilmu pengetahuan harus terorientasikan dalam pembangunan martabat bangsa.
     Lewat pendidikan ia mempunyai misi untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penindasan penjajahan kolonial kala itu. Keberanian Ki Hajar Dewantara adalah dengan mendirikan Perguruan Taman Siswa pada tahun 1922. Sesuai dengan visi misinya, siapapun boleh mengikuti pendidikan di Taman Siswa, tidak terkecuali kaya atau miskin. Sehingga, Taman Siswa menjadi alternatif bagi bangsa Indonesia, khususnya masyarakat miskin untuk mendapatkan pendidikan. Namun, bagi Belanda sendiri yang saat itu menjajah negeri ini, perguruan tersebut dikategorikan sebagai sekolah liar.


Apa yang menjadi tujuan Ki Hajar Dewantara untuk memajukan pendidikan di Indonesia saat ini seolah pudar, misinya seolah tergerus oleh sistem pendidikan yang ada saat ini. Biaya pendidikan semakin mahal sehingga tidak semua warga Indonesia terutama masyarakat miskin bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Hal ini bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945, yang menjadi aturan tertinggi di negara ini, bahwa setiap warga negara berhak atas pendidikan yang layak.

     Ki Hajar Dewantara mempunyai azas dan dasar-dasar pendidikan dalam mendirikan Taman Siswa, dua dasar yang menjadi poin utama yang paling mendasar adalah kemerdekaan dan keadilan sosial, dimana Ki Hajar Dewantara menekankan hak kemerdekaan kepada setiap individu untuk mengatur dirinya sendiri namun bukan kebebasan yang tanpa batas, pendidikan yang dibangun Ki Hajar Dewantara tidak mengenal unsur paksaan dan hukuman, juga tidak mengenal kompetisi tapi tetap mengutamakan kreativitas.
     pemikiran atau konsep pendidikan yang dibangun Ki Hajar Dewantara sudah saatnya dibangkitkan. saat ini keadaan pendidikan di Indonesia hampir sama kondisinya dengan zaman Ki Hajar Dewantara dulu atau pada masa penjajahan. Di era penjajahan Belanda, tidak semua warga pribumi  terutama kaum miskin bisa mengenyam pendidikan secara layak. Pendidikan hanya bisa dirasakan oleh kaum kaya, salah satunya yaitu orang yang mempunyai hubungan dengan pemerintah Belanda saat itu. Pun halnya pendidikan saat ini, tidak semua lapisan masyarakat bisa mengenyam pendidikan yang berkualitas. Malah pemerintah sendiri, seolah menciptakan pengkotakan sekolah, yaitu sekolah untuk orang kaya dan orang miskin. Sekolah orang kaya kualitasnya jauh lebih baik dibandingkan sekolah orang miskin, begitu juga dengan sarana dan prasarananya. Salah satu contoh adalah menciptakan  Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), meskipun pada akhirnya konsep tersebut dihapuskan demi hukum setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk menghapus sekolah RSBI. Namun, tidak menutup kemungkinan konsep sekolah yang sama akan digagas pemerintah yaitu sekolah mandiri sebagai pengganti RSBI.

Selasa, 16 Oktober 2012

Isu-Isu Dunia

kekhawatiran yang paling ditakuti masyrakat dunia bukanlah maslah soal korupsi , politik apalagi hanya karena persoalan sara saja tetapi berdasarkan survey yang dilakukan oleh bbc word service terhadap 11.000 orang di 23 negara ternyata cukup mengejutkan yakni malahan msalah pengangguran lah yang paling di takuti oleh seluruh responden dalam penelitian tersebut .
meskipun permaslahan tentang korupsi masih menjadi tren topik utama di setiap negara tetapi maslah takut kehilangan pekerjaan lah yang di cemaskan oleh hampir 18 % responden di seluruh negara yang dilakukan penelitian .mereka  banyak membicarakan tentang kecemasan di bidang pekerjaaan dalam bentuk segala hal yang mungkin akan muncul sewaktu-waktu.
hal tersebut bisa diberbagai bidang ekonomi misalnya : Hal terkait dengan inflasi, seperti harga bahan pokok dan BBM yang terus meroket, ada di peringkat ketiga, dan seperti juga masalah pengangguran soal kenaikan harga dibicarakan oleh 18% orang yang disurvey.
Tetapi beda negara, nampaknya muncul perbedaan tingkat kekhawatiran pula meski sama-sama berkisar pada persoalan pengangguran.
Negeri paling atas yang mencemaskan isu pengangguran adalah Spanyol, dimana 54% responden mengatakan membicarakan persoalan ini baru-baru saja, naik dari sebelumnya sepertiga responden yang ditanyai di negara Eropa ini menurut jajak BBC yang sama tahun lalu.
Sementara berturut-turut Ghana, Meksiko, Nigeria dan Turki adalah negara-negara dimana topik ini menjadi bahan pembicaraan yang diwarnai kecemasan, dimana sepertiga atau lebih responden yang disurvey menyatakan membicarakan isu pengangguran sebulan terakhir.

Senin, 15 Oktober 2012

All About Sunni

Dalam agama islam terdapat berbagai pandangan yang menganggap agama islam dari pandanganya masing-masing yang sesuai dengan ajaran para pendahulunya salah satunya adalah sunni yang berasal dari kata sunnah serta memiliki arti umum “ praktek kebiasaan “ dimana orang-orang sunni selalu berpegang utama as sunnah dalam melaksanakan kehidupan sehari-hari setelah mereka juga berpedoman utama dengan al qur’an. Sunnah merupakan perkataan ataupun perbuatan yang pernah di lakukan oleh nabi Muhammad Saw. Selain menekankan sunnan ternyata sunni sangat menekankan konsesus kolektif pendapat ulama dalam menentukan segala sesuatu yang belum tercantukan dalam al qur’an atau as sunnah .
Sunni ternyata berkembang lewat politik salah satunya peristiwa politikyang menentukan sejarah di massa khalifah utsman bin affan. Pada 656 yakni terjadi pemberontakan oleh kaum khawarij yang membuat ustman terbunuh.kaum khawarij merupakan sempalan kelompok sunni dan syiah mereka termasuk kelompok radikal dan sunni mengganggap kelompok khawarij merupan boneka bentukan kaum yahudi yaitu abdullah bin sabba.
Kekhalifahan pun di putuskan ali bin abi thalib untuk menggantikan utsman bin affan dan masalah baru muncal pda mssa khalifah ini yakni setelah kerabat utsman bin affan yakni mu’awiyah menolak kepemimpinan ali dengan berpendapat untuk tetap menghukum para pembunuh utsman sedangkan ali berpendapat tetap menghukum pembunuh utsman yang jelas-jelas salah dari situlah kaum khawarij takut dan menyusup ke pasukan ali kemudian muncul perang saudara antara kubu ali dan kubu mu’awiyah sehingga mengakibatkan terbunuhnya ali bin abu thalib yang sejatinya juga terbunuh oleh kaum khawarij yang menyusup tadi. Sedangkan mu’awiyah tidak terbunuh dan naik menjadi pengganti ali dalam memulai dinasti Umayyah.
Terlepas dari sejarah tadi muncul pemikiran sunni modern yang juga menggembangkan pemikirannya pada zaman modern ini yang dipelopori oleh muhammad abduh dan muhammad rasyid ridha.keduanya menampilkan gagasan penafsiran baru atas al qur’an dipublikasikan di jurnal mesir. Sehinnga memunculkan gerakan besar dalam dunia islam . 

Kamis, 12 Juli 2012

Pro BBM Naik

BBM atau yang biasa kita dengar dengan kepanjangan bahan bakar minyak ternyata kalo pemerintah memilih untuk menaikan harga BBM tersebut tidak akan mengakibatkan hal-hal yang mungkin di benak kita itu akan memberatkan rakyat miskin lohhh tapi malah sebenarnya memberikan dampak positif yang sangat besar sekali bagi per ekonomian indonesia loh temen-temen,mengapa saya biasa ngomong begini ?? mau tau nih hasil diskusi kecil-kecilan di ASG ( asrama sunan giri ) sebuah asrama pergerakan mahasiswa yang sudah ada sejak 1952....,,,, kembali ke BBM faktor positif yang dapat perhatikan jika BBM naik adalah
  1. 1.HARGA MINYAK DUNIA SUDAH NAIK JAUH Ternyata harga minyak dunia itu sudah mencapi US $ 115 perbarel bahkan lebih lohh sedangkan harga minyak mentah di indonesia sendiri masih US $ 90 Per barel lihat berbeda jauih sekali kan jadi jika kita menaikan harga minyak yang jelas kita tidak akan rugi malah untung gede bisa kita gunakan untuk anggaran pendapatan negara kan,
  2. 2. SUBSIDI BBM SALAH SASARAN Subsidi itukan Berfungsi untuk meringankan beban orang yang kurang mampukan yahh temen-temen..?..tapi malah apa yang terjadi di lapangan kita bisa liat sendiri banyak mobil mewah menggkonsumsi BBM bersubsi ya ga....?meskipun tidak ada aturan yang melanggarnya tetapi kan malah menjadi cambuk buat kita sedndiri bahwa pada dasarnya subsi BBM itu tidak tepat sasaran yang ada malah yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin jadi mending BBM di naikan dan subsidi jabut...............3.
  3. 3. alasan terakhir ALIHKAN SUBSIDI BBM KE SUBSIDI YG LAIN Dari pada pemboran uang pada kas pengeluaran negara yang ga jelas yang Cuma hanya memibaya untuk rakyat yang kaya saja mending subsidi bbm di alokasikan untuk subsidi bidang lain yang lebih kena manfaatnya bagi orang yang membutuhkan di indonesia ini contohnya di alihlkkan ke Pendidikan atau ke infrastrruktur seperti listrik daerah tertinggal p,pengaspalan jalan dan lain ......

Minggu, 26 Februari 2012

Apa Manfaat shalat dhuha secara medis?

Dr. Ebrahim Kazim-seorang dokter, peneliti, serta direktur dari Trinidad Islamic Academy-mengatakan "Gerakan teratur dari shalat menguatkan otot berserta tendonnya, sendi serta berefek luar biasa terhadap system kardiovaskular".
Terlebih lagi shalat Dhuha tidak hanya berguna untuk mempersiapkan diri menghadapi hari dengan rangkaian gerakan teraturnya, tapi juga menangkal stress yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari, sesuai dengan keterangan dr. Ebrahim Kazim tentang shalat mengatakan: "Ada ketegangan yang lenyap karena tubuh secara fisiologis mengelurakan zat-zat seperti enkefalin dan endorphin. Zat ini sejenis morfin,termasuk opiate. Efek keduanya juga tidak berbeda dengan opiate lainnya. Bedanya, zat ini alami, diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga lebih bermanfaat dan terkontrol".Jika barang-barang terlarang macam morfin bisa memberi rasa senang-namun kemudian mengakibatkan ketagihan disertai segala efek negatifnya- endorphin dan enkefalin tidak. Ia memberi rasa bahagia, lega, tenang, rileks, secara alami. Menjadikan seseorang tampak ebih optimis, hangat, menyenangkan, serta seolah menebarkan aura ini kepada lingkungan di sekelilingnya.
Itulah peregangan dan persiapan untuk menghadapi tantangan, tapi bedanya dengan olah raga biasa adalah: pahalanya luar biasa

Subhanallah….Maka, shalat Dhuha-lah, peregangan otot & tulang sekaligus pereda stres. Daripada sekadar duduk-duduk mengobrol GA,, JELAS ,ayo gerakan sehat dengan ber-Dhuha setiap hari dan rasakan bedanya........!!!!!!!!!



INI CERITA KU,,,APA CERITA MU........??
"GERAKAN SEMANGAT DHUHA "